Tuesday, 28 February 2017

SEMINAR PENGUKUHAN MANHAJ AKIDAH


๐Ÿƒ JANGAN GUNAKAN CARA SETAN UNTUK MENASEHATI SAUDARAMU

➖➖➖➖

Syaikh Rabi' bin Hadi al Madkhali hafizhahullah berkata,

ูˆุงุฐุง ุฃุฎุทุฃ ุฃุฎูˆูƒ ูุฃู†ุตุญู‡ ุจุงู„ู„ูŠู†، ูˆู‚ุฏู… ู„ู‡ ุงู„ุญุฌุฉ ูˆุงู„ุจุฑู‡ุงู† ูŠู†ูุนู‡ ุงู„ู„ู‡ ุจุฐู„ูƒ، ุฃู…ุง ุฃู† ุชุฌู„ุณ ูˆุชุชุฑุจุต ุฃู† ูŠุฎุทุฆ ูู„ุงู† ูˆุชู‚ูˆู… ุชุดู†ุน ู‡ู†ุง ูˆู‡ู†ุงูƒ ุฃู† ูู„ุงู†ุง" ูุนู„ ูƒุฐุง ูˆูƒุฐุง ูู‡ุฐุง ุทุฑู‚ ุงู„ุดูŠุงุทูŠู† ูˆู„ูŠุณุช ุทุฑู‚ ุงู„ุณู„ููŠูŠู†

๐ŸŒท " Jika saudaramu melakukan kesalahan, berilah nasihat kepadanya dengan cara yang lembut.

๐Ÿ”ตSampaikan kepadanya hujah dan bukti-bukti.

๐Ÿ’ŽAllah  akan memberikan manfaat kepadanya dengan cara ini.

❌ Adapun jika kamu duduk-duduk saja, menantikan kesalahan yang muncul dari si fulan, kemudian kamu mencela di sana di sini dengan mengatakan si fulan telah melakukan demikian dan demikian, maka cara seperti ini adalah cara-cara setan, bukan cara-cara salafiyyin.


๐ŸŒŽ Sumber: Bahjatu Al-Qari, hal107

๐Ÿ“ Diterjemahkan oleh: Ustadz Fathul Mujib hafizhahullah

๐ŸŒป✅ TERNYATA AMALAN 'REMEH' ITU MEMASUKKANNYA KE SURGA



๐Ÿ“ Abu Hurairah radhiallahu 'anhu berkata, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda,

ู„َู‚ุฏْ ุฑَุฃูŠْุชُ ุฑَุฌُู„ًุง ูŠَุชَู‚َู„َّุจُ ููŠ ุงู„ุฌَู†َّุฉِ ููŠ ุดَุฌَุฑَุฉٍ ู‚َุทَุนَู‡َุง ู…ِู†ْ ุธَู‡ْุฑِ ุงู„ุทَุฑِูŠู‚ِ ูƒَุงู†َุชْ ุชُุคุฐِูŠ ุงู„ู…ُุณْู„ِู…ِูŠู†َ

"Sungguh aku melihat seseorang bersenang-senang di syurga disebabkan pohon  yang ia singkirkan dari tengah jalan karena mengganggu kaum muslimin."
๐Ÿ“—(HR. Bukhari dan Muslim)

✅ Dalam riwayat lain,

ู…َุฑَّ ุฑَุฌُู„ٌ ุจِุบُุตْู†ِ ุดَุฌَุฑَุฉٍ ุนَู„َู‰ ุธَู‡ุฑِ ุทَุฑِูŠู‚ٍ، ูَู‚َุงู„َ: ูˆَุงู„ู„ู‡ِ ู„ุฃُู†ْุญِูŠَู†َّ ู‡َุฐَุง ุนَู†ِ ุงู„ู…ُุณْู„ِู…ูŠู†َ ู„ุง ูŠُุคุฐِูŠู‡ِู…ْ، ูَุฃُุฏุฎِู„َ ุงู„ุฌَู†َّุฉَ

๐Ÿ’ข "Ada seseorang berjalan melewati ranting pohon yang melintang di tengah jalan, lalu ia berkata, 'Demi Allah! AKAN AKU SINGKIRKAN ranting pohon ini agar tidak mengganggu kaum muslimin.'

๐Ÿ”ต Maka ia dimasukkan ke surga."

................................
Janganlah menganggap remeh suatu perbuatan yang dipandang kecil oleh manusia, jika seseorang melakukannya dengan ikhlas, mungkin saja itu menjadi sebab Allah akan mengampuninya dan memasukkanya ke surga.


๐ŸŒ Sumber Hadits: Riyadhus Shalihin, hal.62

๐Ÿ“ Diterjemahkan oleh: Tim Warisan Salaf

✋️๐Ÿ’ฅ❎ JIKA JIWA MEMBISIKKAN KEMAKSIATAN ...


⛵️ Berkata Imam Ibnu Taimiyah rahimahullah :

⚡️☔️ "Setiap orang yang jiwanya membisikkan kepadanya untuk berbuat dosa

๐Ÿ’ฆ❌ namun kemudian dia membencinya dan  berusaha membuang bisikan tersebut dari dirinya lantas meninggalkannya karena ALLAH

☝️✅ niscaya akan bertambah kebaikan dan ketakwaannya."

๐ŸŒปSumber :
[ Majmu' Fatawa (10/767) ]

JAGALAH PENAMPILAN


Imam Asy-Syafi'i -rahimahullah - berkata :

☄️"Tiga perkara yang akan menjadi perhiasan seseorang :
 

MENUTUPI KEMISKINAN, yang kerana penjagaanmu ini orang lain menyangkamu sebagai orang kaya,
 

MENYEMBUNYIKAN KEMARAHAN, sehingga orang lain menganggapmu sebagai orang yang selalu ridho,
 

 MERAHASIAKAN KESULITAN, sehingga orang lain mengiramu sebagai orang yang selalu berbahagia."

๐Ÿ“‚ (Manaqib Asy-Syafi'i lil Baihaqy 2/188)

☄️☄️☄️☄️☄️☄️☄️

✍️ Ustadz Syamsu Muhajir

๐Ÿ“š KEUTAMAAN ILMU
Selamat mentarbiyah & sebarkanlah postingan ini:

ู…َู†ْ ุฏَู„َّ ุนَู„َู‰ ุฎَูŠْุฑٍ ูَู„َู‡ُ ู…ِุซْู„ُ ุฃَุฌْุฑِ ูَุงุนِู„ِู‡
ِ“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya.” (HR. Muslim no. 1893).

Saturday, 11 February 2017

๐ŸŒฟ *Bakti Seorang Anak ketika Orang Tua telah Tiada*๐Ÿ‚

    ----<<<<๐Ÿ‚๐Ÿ‚>>>>----

๐Ÿ“ฃ๐ŸƒTerkadang sebagian kita beranggapan bahwa kewajiban berbakti kepada kedua orang tua telah selesai ketika orang tua telah wafat. ๐Ÿ‘‰Jika memang demikian, alangkah bakhilnya diri kita. Alangkah singkatnya bakti kita kepada orang tua yang telah mengasuh kita dengan penuh kasih sayang, yang telah mengorbankan siang dan malamnya untuk kebahagiaan sang anak.

๐ŸŒปSeseorang yang telah mengcucurkan banyak air mata dan keringat untuk kebaikan sang anak. Lantas, apakah balas budi kepada mereka akan berakhir seiring berakhirnya  kehidupan mereka??

Sahabat … ketahuilah, bahwa saat setelah wafat adalah saat di mana kedua orang tua *paling memerlukan* bakti anak-anaknya, iaitu ketika mereka telah memasuki alam barzah. Mereka sangat *memerlukan doa yang baik dan permohonan ampun melalui seorang anak* untuk mengangkat kedua telapak tangannya kepada Allah Ta’ala.

๐Ÿ”ŠSeseorang datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan bertanya, _“Wahai Rasulullah, apakah masih tersisa sesuatu sebagai baktiku kepada kedua orang tuaku setelah keduanya wafat?_ ”Beliau bersabda,  _“Ya, engkau *mendoakan keduanya, memohonkan ampunan untuk keduanya, menunaikan janji keduanya, memuliakan teman keduanya, dan silaturahmi yang tidak tersambung kecuali dengan keduanya.”*_
๐Ÿ“˜ _*(HR. Al-Hakim)*_

๐Ÿ‘✅Begitulah, bakti seorang anak kepada kedua orang tua senantiasa menjadi hutang manusia selama ruh masih berada pada jasadnya, selama jantung masih berdetak, selama nadi masih berdenyut, dan selama nafas masih berhembus.
☝️Oleh kerana itu, sangat keliru jika ada orang yang beranggapan bahwa baktinya telah selesai ketika orang tua telah wafat. ❌

๐Ÿ’กBakti seorang anak kepada orang tua senantiasa menjadi *hutang yang harus ditunaikan* sampai ia bertemu dengan Allah Ta’ala. Mereka sangat memerlukan doa yang tulus serta permohonan ampun sehingga mereka mendapatkan limpahan rahmat dan ampunan dari Allah kerananya.

_*“Sesungguhnya Allah mengangkat darjat seorang hamba yang saleh di surga. Lantas ia bertanya, ‘Wahai Rabb, mengapa aku mendapatkan ini?’ Allah menjawab, ‘Kerana permohonan ampunan anakmu untukmu.’” (HR. Ahmad)*_

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,  _“Apabila seorang anak Adam meninggal dunia maka amalnya terputus, kecuali tiga perkara: … ,anak saleh yang mendoakannya.”  *(HR. Muslim)*_

        -----<<<<๐ŸŒด>>>>-----

✅ MENJAGA RAHSIA


☑️ Rahasia adalah apa yang terjadi secara tersembunyi antara seseorang dengan temannya. Tidak halal baginya menyebarkan rahasia tersebut atau menceritakannya kepada orang lain.

๐Ÿ’ข dan rahasia bisa diketahui dengan salah satu dari tiga hal:

1⃣ Pertama: Ia mengatakan kepadamu "Jangan beritahu siapa pun."

2 Kedua: Adanya indikasi dari perbuatannya bahwa ia tidak suka diketahui oleh orang lain, contohnya: ia menoleh ke kanan dan ke kiri pada saat menceritakan sesuatu tersebut.

3 Ketiga: Apa yang dia ceritakan merupakan perkara yang malu atau perkara yang takut bila diketahui oleh orang lain, seperti menceritakan tentang permasalahan peribadi atau keluarganya.

๐Ÿ”ท Jika terdapat salah satu dari tiga keadaan di atas, maka tidak halal bagi seseorang untuk menyebarkan rahasia saudaranya, walaupun dia tidak mengatakan, "jangan beritahu orang lain."

๐Ÿ•‹ Allah berfirman, "dan penuhilah janji, karena janji itu pasti dimintai pertanggungjawabannya." (QS. Al-Isra:34)


๐ŸŒ Sumber Panduan: Syarah Riyadhus Shalihin Ibnu Utsaimin (4/36)
๐Ÿ“ Disajikan oleh Tim Warisan Salaf
〰〰➰〰〰
๐Ÿ‰ Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ

๐Ÿš‡Group WA & Telegram  :
๐ŸŒด@InginKenalSunnah
๐Ÿ“ฎKlik "JOIN" https://goo.gl/Op9xa4

INGIN KENAL SUNNAH
Ilmu itu apa yang tegak pada "dalil" dan "bermanfaat" adalah apa yang dibawa oleh Rasulullahu a'laihi wasallam.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...